Gen. WPRA Amunggut Tabi: WPA Fokus Satu Arah, Satu Bidikan: NKRI

Menanggapi berbagai kritikan atas langkah ULMWP mensahkan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) Negara Republik West Papua (NRWP), di mana para perwira yang ada di rimba New Guinea memberikan ancaman dan teguran kepada ULMWP dan gerilyawan yang bersatu dengan ULMWP dalam West Papua Army (WPA), Gen. Tabi menanggapi dan mengatakan,

Kita ini orang Kristen. Ayah dan ibu kita orang Kristen. Kita dikandung dan dilahirkan dengan doa-doa Kristen. Kita dibesarkan dan menjadi pemimpin dengan bimbingan Panglima Mahatinggi Komando Revolusi semesta alam sepanjang masa bernama Yesus Kristus, Tuhan, Raja, Hakim Mahaagung dan Raja Damai”.

Agama Kristen tidak mengajarkan semua yang dipertanyakan. Semua ancaman, semua benci-membenci, semua teror, itu ajaran terorisme ada dalam agama apa? Ada dalam budaya siapa? Ada dalam realitas kehidupan bangsa mana?

Melanesia tidak! West Papua tidak! orang Kristen tidak!

Jadi, kami di Markas Pertahanan Tentara West Papua, bersama Panglima Komando WPA saat ini tidak mempermasalahkan dan tidak pernah menyalahkan siapa-siapapun, anak-anak Papua itu aset bangsa jadi kami tidak perlu menyalahkan apalagi mengancam mereka. Itu akan menghibur penjajah dan mereka akan bersujud-sembah melihat kita saling memarahi, apalagi memusuhi.

Ajaran agama Kristen, kita sebagai orang Kristen diajarkan (1) “Kasih” kepada Allah, dan (3) kasih kepada sesama manusia seperti (2) kasih kepada diri sendiri. Itu rumus matematika absolute, tidak dapat diganggu-gugat. Jadi, kalau ada yang menebarkan kebencian dan kata-kata yang memecah-belah, maka kita doakan dan kita ampuni, kita doakan agar Roh Kudus menjamah hati mereka, pikiran mereka, roh mereka.

Geenral Amunggut Tabi melanjutkan bahwa bilamana ada suara-suara kebenciran, serangan-serangan kepada pribadi kita atau kepada organisasi orang Papua, maka itu harus dilihat dalam satu kerangka, yaitu kerangka perjuangan Papua Merdeka. Dalam kerangka itu, maka yang tidak senang dan yang memusuhi perjuangan itu juga hanya satu pihak, yaitu NKRI, dan satu orang yaitu orang Indonesia.

Tidak ada satupun orang Papua yang sepenuhnya dan sesungguhnya mencintai NKRI. Dasar cintanya apa?

Gen. Tabi melanjutkan bahwa kita mencitai semua orang di dunia, termasuk orang Papua dan orang Indonesia, akan tetapi kita menentang NKRI, karena NKRI itu kerajaan iblis yang nyata hari ini.

Negara Kesatuan Republik Iblis (NKRI) adalah negara modern milik pribadi ibilis yang berasaskan ketamakan oleh keakuan dan ketakutan, kebencian oleh karena keakuan yang penuh nafsu dan kekerasan yang dipicu oleh ketakutan, lantaran tida percaya kepada diri sendiri dan kepada sesama.

NKRI identik dusta, NKRI identik dengen pecah-belah. NKRI identik dengan kebencian. NKRI identik dengan teror dan intimidasi, pembunuhan orang Papua, yang adalah manusia ciptaan Allah menurut rupa dan gambar Allah. Siapa yang mengancam, meneror dan merusak gambar Allah, ia akan dirusak oleh Allah sebagai pemilik rupa dan gambar itu sendiri.

Yang harus dilakukan ULMWP dan WPA ialah menabur kasih, membesarkan kasih dan menebar kasih dengan kepada semua orang, baik orang Papua maupun orang Indonesia. Orang Indonesia harus diselamatkan kepada Yesus Kristus, dan orang Kristen Papua bertanggung-jawab untuk itu. Caranya ialah pertama-tama melepaskan West Papua dari cengkeraman NKRI, lalu orang Papua akan bebas bergerak menyebarkan sayap penginjilan dibiayai dengan uang negara untuk menginjili dan meng-Kristen-kan seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Iblis, menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, mulai dari Sumatera sampai Bali.

2 thoughts on “Gen. WPRA Amunggut Tabi: WPA Fokus Satu Arah, Satu Bidikan: NKRI

Add yours

  1. Membesarkan kasih agar kasih kita Lebih besar, lebih dalam, lebih tinggi, lebih tebal, lebih panas, leih dingin, lebih… dan lebih… daripada kebencian yang ditebar NKRI, sehingga kita akan sanggup mengalahkan si ular tua bernama iblis, pendusta dan bapa segala dusta itu.

    Like

  2. Reblogged this on West Papua Government and commented:

    Membesarkan kasih agar kasih kita Lebih besar, lebih dalam, lebih tinggi, lebih tebal, lebih panas, leih dingin, lebih… dan lebih… daripada kebencian yang ditebar NKRI, sehingga kita akan sanggup mengalahkan si ular tua bernama iblis, pendusta dan bapa segala dusta itu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: