West Papua Army (WPA) Congratulates the Achievement of the ULMWP

The West Papua Revolutionary Army (WPRA), an affiliate command of the West Papua Army (WPA) hereby would like to congratulate the victory that West Papuan peoples have just achieved in the Pacific Island Forum (PIF) this week.

The key members of the United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), the Chair Benny Wenda, Spokesperson Jacob Rumbiak and Treasurer Paula Makakobry were all present at the meeting.

The issue of West Papuan human rights violations is getting full attention at the South Pacific level, where the PIF has an official voice at the United Nations body.

WPRA Secretary-General, Gen. Amunggut Tabi says,

“This is a victory that all Melanesians should remember. We have won politically at the MSG level, and we are now stepping upward, stepping forward, and stepping at wider levels of our politics and diplomacy.

This is the time for us all to thank God for what the Most High Revolutionary Supreme Commander is doing through His interventions. All Melanesian leaders who do not support this struggle will be kicked out from Melanesian politics. Those who speak for the cause will enjoy their lives in this body and after they die.”

Gen. Tabi closes his statement by saying that there will be more victories to come, and therefore Malenesians in West Papua should be ready to celebrate and thankful to God.

Issued at: Central HQs of the WPRA

On date: August 16, 2019
———————————————-

WPRA Secretariat-General,

Signed,

Amunggut Tabi, Gen. WPRA
BRN: A.DF 018676

May 1st Declaration of the Formation of West Papua Army (WPA)

The ULMWP Announced the formation of WPA on July 1st, 2019

Be known to the world that a United Military Command for a Free and independent Nation-State of the Republic of West Papua has been form on May 1, 2019 that we call the May 1 Declaration of West Papuan Peoples.

— Oscar Wilde.

This announcement was made by the Spokesperson of the United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Dr. Jacob Rumbiak in Australia.

West Papua Army was formed after a series of Extraordinary Summits held among the High Ranking Officials of the West Papua Revolutionary Army (WPRA), the armed wing of Free West Papua Campaign, West Papua National Liberation Army – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB) – Organisasi Papua Merdeka (OPM) and West Papua National Army – Tentara Nasoinal Papua Barat (TNPB) of the Federal Republic of West Papua.

The Summit was held at Yako Village, nearby Vanimo Town, Sandaun or West Sepik Province of the Independent State of Papua New Guinea.

ULMWP – WPA Turut Berduka atas Kepulangan Alm. John Talu Tekwie

The Late John Talu Tekwie
The Late John Talu Tekwie

Kepala Biro Pertahanan dan Keamanan United Liberation Movement for West Papua ( ULMWP ),, bersama Keluarga Besar West Papua Army ( WPA ), Menyampaikan Turut Berduka Cita yang Mendalam atas Kepergian Tuan John Talu Tekwie kehadirat Allah Moyang Papua yang Abadi..

Kami merasah kehilangan seorang Sosok Pemimpin dan Patriot Bangsa Melanesia yang Vokal dan Berkomitmen untuk Masalah Kemanusiaan dan Penjajahan di Tanah Papua Barat…

Engkau pergi di saat Pemerintah Papua New Guinea dengan menyatakan dukungannya atas Hak Menentukan Nasib Sendiri bagi Saudara West Papua, dalam Rekomendasi Pertemuan Pasifik Islands Forum, ( PIF ), di Fiji.

Selamat Jalan Patriot Bangsa,, Jasa dan Komitmenmu akan terpatri dalam Sanubari kami selaku Penerus Perjuangan Kemerdekaan Bangsa Papua dan Melanesia di Pasifik.

Kami percaya Keluarga yang ditinggalkan pasti mendapat penghiburan dari Allah Moyang Papua yang Abadi…

Maxi Tabuni.

MPP West Papua Army: Terimakasih dan Selamat

MARKAS PUSAT PERTAHANAN
WEST PAPUA ARMY

MENYAMPAIKAN

Pujilah.Nama Allah, Moyang Bangsa Papua, Bangs Melanesia atas dianugrahi Penghargaan Noble Freedom of Oxford kepada Tn. Benny Wenda selaku Pemimpin Bangsa Papua.

Kami ucapkan banyak Terima Kasih kepada
Pemerintah Kerajaan United Kingdom atas kepercayaan yang diberikan kepada Bangsa Papua melalui Penyerahan ” Noble FREEDOM OF OXFORD” Kepada pemimpin Bangsa Papua, TN. Benny Wenda.

Doa dan Harapan kami, Berdasarkan Pemberian Penghargaan ini langkah-langkah kemajuan political akan meningkat di negara-negara bagian di kepulauan Pacific.

Doa, darah Dan air mata kami selalu menyertaimu, Amin.

Hormat Kami,
Markas Besar WPA, Wutung, Border 18/7/2019
Salam Satu Komando.
W P A.

Taripura YikwaInak.10

ULMWP Port Moresby and WPRRA Congratulates
ULMWP Port Moresby and WPRRA Congratulates

ULMWP dan WPA, OPM dan TPNPB: Siapa Penghianat?

Sekilas Catatan

Tiga faksi besar yang bergerilya di rimbah hutan sudah bersatu (TPN, TRWP, dan TNP) dengan sebutan nama” West Papua Army”.

ULMWP secara resmi diumumkan oleh Jubir Eksekutif ULMWP “Tn. Yakob Rumbiak”, di Port-villa Vanuatu tepatnya di Kantor Pusat ULMWP.

Pesan Tuan Ketua Eksekutif ULMWP (Tn. Beni Wenda), menyampaikan: ” persatuan military hari ini sangat penting utk lobi kita di kancah International, kalau ada yang bergerak di luar dari Komando West Papua Army maka ULMWP tidak akan bertanggung jawab.

Sekilas Historical

Hari bersejarah 1 Juli 1971 adalah:

  1. Nama kabinet yang diproklamasikan dengan sebutan nama “Pemerintahan Sementara Revolusi West Papua”.
  2. Alat tawarnya adalah TPN, sebagai sayap militer.
  3. Sebutan nama TPN-OPM dan TPNPB adalah salah dan keliru besar dalam perjuangan generasi sekarang.
  4. OPM dibentuk pada tahun 1949, dan puncaknya tahun 1965 di Arfaik-Manokwari.
  5. OPM mempunyai sayap militer adalah Pasukan Kasuari dan Pasukan Mambruk.

Tesisnya adalah

Semua sejarahwan telah memberikan mandat kepada ULMWP untuk mengakhiri perjuangan bangsa Papua.

Kalau tidak mengikuti arahan ULMWP, maka sesungguhnya adalah pengkhianat dan musuh rakyat bangsa West Papua.

Waa,waa,waa!!!.

Catatan Admin WPArmy.info

Menurut catatan kami, penghianat bangsa Papua ialah orang asli Papua (OAP)

  1. Yang pernah berjuang untuk Papua Merdeka tetapi kemudian menyerahkan diri kepada NKRI (Negara Kolonial Republik Indonesia)
  2. Yang tidak pernah berjuang untuk Papua Merdeka tetapi mendukung NKRI di Tanah Papua, seperti kelompok Merah-Putih.

Apakah keduanya harus dimusuhi dan dibasmikan?

Jawabannya tidak, sama sekali tidak! Yang harus dimusuhi ialah NKRI dan penduduknya, NKRI dan antek-anteknya yang merugikan bangsa Papua, merampas hak kebangsaan Orang Asli Papua.

State Seal - the Federal Republic of West Papua
State Seal – the Federal Republic of West Papua
State Seal - the Republic of West Papua
State Seal – the Republic of West Papua
1 Mai 2019, Deklarasi West Papua Army
1 Mai 2019, Deklarasi West Papua Army

Perusak Papua Merdeka versi Cijje Pace Tanah Arto

NKRI HARGA MATI NAMA-NAMA SEBAGI BERIKUT.

1.Victor Yeimo
2.Sebby sambom
3.Yefry pagawak
4.Leoni Tanggahma
5 Lewis Prai Wellip
6.Warius warpo wetipo
7.Ogram wanimbo
8.Cheva Anam,ALIAS AGUS MABEL

8 orang ini yang pembunuh rakyat bangsa west papua rakyat harus tau.

Kalian telah menghina, merendahkan, mengucilkan martabat Tuan. Benny Wenda lewat Media International, Nasional, lokal dan juga di facebook dll.

Pertanyaan hari ini.

  • Apakah Benny Wenda ada membalas serangan kalian?

Sy pikir tidak dan beliau orang lemah yang tidak mampu membalas kehebatan kalian untuk itu berhenti menyerang orang lemah seperti Benny Wenda.

Yang kalian harus lawan adalah Indonesia dan bukan Benny Wenda.
Nama nama yang sudah terjantumkan diatas hanya hitungan orang saja rakyat bangsa west papua jangan tangkapi mereka, mereka ini di fasilitasi oleh neles tebay maka mereka kerja sama dengan badan inteljen negara BIN. kolonial indonesia maka rakyat jangan tangkapi mereka.

BIN BAIS MURAHAN DI PAPUA.

Perusak Papua Merdeka Versi Joko Kosay

Bikin rusak perjuangan bangsa Papua barat adalah sebagai berikut;

  • Matias Wenda
  • Yalpi yikwa
  • Sem karoba
  • Jhona Wenda
  • Jhontan tabuni
  • Erik walela
  • Fani Kogoya
  • Steven walela
  • Roy karoba
  • Bazoka logo
  • Mbinibaga
  • Delius tabuni
  • Gerson tabuni
  • Alius Komba
  • Janus wanimbo
  • Jack malle
  • Simeon surabut
  • Lukas walilo
  • Kris dogopia
  • Buktar tabuni
  • Vino basial
  • Alen halitopo
  • Simion dabi
  • Ice morib
  • Rahel togodli
  • Regi Wenda
  • Yeli lod Wenda
  • Habel nawipa
  • Yalime tabuni
  • Emison Wenda
  • Mar tabuni
  • Roky medlama
  • Melawan wantik
  • Calvin Wenda
  • Apolos sroyer
  • Apison karoba
  • Elly togodli
  • Mipas Wandikbo dkk.

Group” inilah yang merusak perjuangan dan menyebar berita HOAX. Sampai merusak nama baik tuan Benny Wenda.

Menciptakan konflik internal militer di markas Victoria lalu buatlah TRWP/ WPRA sampai kini buat semua tandingan organisasi sipil maupun militer di Papua yaitu ppk-nrwp dan ka-ulmwp.

West Papua army (WPA) hanya rubah nama dari West Papua revolution army (WPRA)

Agen- agen ini hanya beberapa kota namun hanya berkoar di medsos saja tidak ada bersama rakyat lalu jual beli isu internasional kepada rakyat suluruh teritorial West Papua serta pejabat orang Papua seluruh kabupaten kota di provinsi Papua dan Papua barat.

Beberapa pejabat pemerintah provinsi Papua dan Papua barat terjebak dalam group ini serta terutama sentral coffee arabica di Wamena di kelola oleh adiknya Sem karoba yaitu Selion Karoba.

Team work intelijen tpnpb sdh black-list nama komplotan penipu ini untuk di eksekusi mati.

Kami punya data dan bukti.

Catatan:

  1. Ketua panitia KLB WPA dan biro pertahanan ULMWP segera hapus tanda tangan palsu atas nama beberapa pimpinan militer TPNPB itu segera.
  2. Pimpinan ulmwp Segera bertanggung jawab atas janjikan palsu terhadap rakyat Papua untuk Referendum tahun ini.
  3. Jikalau poin 1 dan 2 tidak lakukan maka militer TPNPB akan eksekusi anak buah di lapangan dan atau kita ciptakan kudeta militer TPNPB dan TRWP WPA.
    Titik.

Mohon teruskan ke kawan2, group, WhatsApp, mesengger, Twitter jangan sampai korban’penipuan , entah ko gunung k, pantai k, timur k, barat k, Utara k, selatan, mohon ikuti langkah langkah perjuangan bangsa Papua barat yang benar.

Terima kasih atas dukungan dan kerjasama Tuhan Allah, tulang belulang akan menyertai kita dalam perjuangan kita.

Oleh: David Rumkorem (Bahasa Indonesia Joko Kosay mengatasnamakan David Romkorem)

GOLIATH TABUNI: TPN-PB Resmi Bergabung Dalam West Papua Army

West Papua Minggu 7 Juli 2019-8:30 WPB Gen, Goliaht Tabuni, Klarifikasi Kelaim Oknum Yang Mengatasnamakan TPN-PB.

Goliaht Tabuni,-Dalam KTT-ULMWP 2017 di Vanuatu, perwakilan militer West Papua yang hadir di sana adalah Sebby Sambom (TPNPB), Jefri Pagawak (OPM), Yona Wenda (TPNPB), Yalpi Yikwa (TRWP). Mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan politik. Dalam penyampaian pandangan politik, masing-masing memperkenalkan profile militer sembari mendesak kepada ULMWP untuk diakui.

Usulan atau rekomendasi mereka kepada ULMWP adalah memfasilitasi pertemuan Militer West Papua menuju Persatuan militer.

Rekomendasi itu diputuskan oleh pimpinan ULMWP dan merekomendasikan kepada Biro Pertahanan untuk mengkordinasikan semua markas pertahanan Biro Pertahanan ULMWP pun telah melakukan tugasnya untuk mengkoordinasikan kepada seluruh markas militer.

Semua markas telah menyatakan kesediaannya untuk siap menghadiri pertemuan seluruh militer yang difasilitasi atau dimediasi oleh ULMWP melalui Biro Pertahanan.

Wujud dari pada komitmen seluruh pertahanan itu, masing-masing markas telah mengutus dua-dua orang untuk menghadiri Pra Kongres Luar Biasa (Pra KLB).

Utusan masing-masing pertahanan inilah yang membentuk Panitia bersama, baik dari TPNPB, TRWP dan TNPB.

Panitia Penyelenggara bukan Biro Pertahanan ULMWP melainkan representasi dari TPNPB, TRWP dan TNPB.

Seusainya panitia mengeluarkan undangan KLB dan masing-masing Pertahanan mengirim peserta KLB disertai sumbangan untuk pelaksanaan KLB yang dibebankan Panitia.

Sejak Pra KLB hingga KLB-nya Panitia maupun Kepala Biro Pertahanan aktif membangun komunikasi dengan tn. Seby Sambom dan Jefri Pagawak Undangan pun sudah dikirim dan telah diterima oleh mereka.

Pertanyaannya mengapa mereka TIDAK HADIR? padahal merekalah yang mendesak kepada ULMWP untuk memfasilitasi pertemuan Militer.

Sekitar 500 an delegasi dari masing-masing Pertahanan yang hadir telah menyepakati dan memutuskan untuk bersatu dibawa nama West Papua Army atau Tentara West Papua.
Struktur komando tidak dileburkan atau disatukan Masing-masing struktur komando tetap ada tapi hanya membangun garis koordinasi dibawa ULMWP.

Demikian proses yang terjadi Mereka bukan membentuk struktur militer baru ULMWP tidak membentuk tentara baru Demikian sedikit penjelasan Semua ini terjadi karena pentingnya persatuan ULMWP sendiri, representasi dari semua organisasi Perjuangan yg berafiliasi dalam agenda maupun struktur Perjuangan Maka tidak bisa mengakui salah satu militer Langkah yang bisa ditempuh ULMWP demi mewujudkan persatuan militer sebagaimana proses yang berlangsung kemarin.

Sebelumnya, Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom mengatakan dia maupun TPNPB tidak terlibat dalam Kongres Luar Biasa I yang diselenggarakan oleh West Papua Army (WPA) seperti yang dikemukakan oleh Juru Bicara United Liberation Movement for West Papua, Jacob Rumbiak.

TPN-PB dan KNPB akan tunduk dibawah kontstitusi 61/71,tidak akan pernah keluar rill perjuangan

Sesuai Kongres Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat  (TPNPB) di biak ditetapkan bahwa Jendral GOLIATH TABUNI sebagai Panglima tertinggi TPNPB.

Minggu 7 Juli 2019-8:30 WPB Gen, Goliaht Tabuni, Menanggapi Terkait Pernyataan Sebby Sambom yang mengkelaim atas, klarifikasi Sewenang-wenang oknum dan kawan-kawa lainnya tentang penolakan west papua Army, yang bergabung dalam satu komando Militer West Papua Army, tidak kordinasi melalui lisan, maupun tulisan maka” saya secara pribadi Goliaht Tabuni, minta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pejuang maupun, rakyat bangsa papua dimanapun berada tambahnya.

Senin 1 Juli 2019 – 13:52 WIB

Gerakan United Liberation for West Papua (ULMWP) atau Serikat Pembebasan Papua Barat yang selama ini dicap pemerintah Indonesia sebagai kelompok separatis telah membentuk tentara baru. Dengan pembentukan tentara baru ini, ULMWP menolak label separatis dan penjahat oleh pemerintah Indonesia.

Pemimpin ULMWP, Benny Wenda, mengatakan untuk pertama kalinya tiga faksi yang selama ini melawan militer Indonesia telah bersatu membentuk pasukan baru di bawah satu komando.

Tentara baru itu diberi nama “West Papua Army (Tentara Papua Barat)”. Tentara baru itu dibentuk di bawah “Deklarasi Perbatasan Vanimo”.

Benny Wenda mengatakan pihaknya siap mengambil alih Papua dan menyerukan dukungan internasional dan domestik.

“Kami menyambut bantuan apa pun dalam membantu kami mencapai pembebasan kami. Indonesia tidak bisa lagi menstigmatisasi kami sebagai separatis atau penjahat, kami adalah negara kesatuan militer dan politik yang sah dalam penantian,” katanya dalam sebuah pernyataan, yang dikutip RNZ, Senin (1/7/2019).

Tiga faksi yang bersatu menjadi “Tentara Papua Barat” ini adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)—yang terlibat konflik berdarah dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Nduga—, Tentara Nasional Papua Barat dan Tentara Revolusi Papua Barat.

Sebelumnya, TPNPB blakblakan merekrut anak-anak remaja sebagai tentara untuk melawan militer Indonesia. Kelompok itu menyadari bahwa melibatkan anak-anak dalam konlik bersenjata adalah pelanggaran konvensi internasional, namun mereka mengklaim hal itu diperlukan dengan melihat perkembangan yang terjadi di Papua Barat.

Perekrutan anak-anak itu bahkan dipublikasikan sebagai bahan propaganda. TPNPB merilis foto yang menunjukkan anak-anak remaja mengenakan seragam ala militer dan menenteng senapan.

“Anak-anak ini secara otomatis menjadi pejuang dan penentang militer kolonial Indonesia,” kata Sebby Sambom, juru bicara TNPB.

Dia mengatakan sekitar selusin tentara anak berusia antara 15 dan 18 tahun saat ini berjuang untuk kelompoknya di berbagai daerah di Papua.

Sekian dan terima kasih atas perhatian, kiranya Allah Bangsa West Papua Memberkati kita semua AMIN.

SALAM PEMBEBASAN BANGSA PAPUA BARAT

TTD: WEST PAPUA ARMY, Gen, (Goliaht Tabuni)

Sumber: https://www.cenderawasih-pos.com/

Jackson Uble King Morning Devotional For All Loyal Freedom Fighters of West Papua Nation

July 6th, 2019, Source Facebook.com

All respected Free Papua Fighters around the world, and National greetings namely One People One Soul.

Hi loyalist freedom fighters, we need to know that we work half-dead with Faithful in the struggle of the Papuan nation for independence and sovereignty, and the TPNPB-OPM in war field the battle for life and opponents of the Indonesian Colonial military is at this moment.

But their ambitious and name-seeking groups are too arrogant, so we reject the results of the TRWP-ULMWP Extraordinary Congress (KLB).

Remember that the West Papua Army was formed by the West Papua Revolutionary Army (TRWP) under the control of Matias Wenda and Sem Karoba, who were ambitious and selfish.

And the English language is West Papua Revolution Army (WPRA), so west Papua Army is TRWP, just change the word Revolution and everyone is trapped by this TRWP setting up done.

Why? Because TRWP is not recognized and has no mass base in West Papua so they try the name to be recognized.

And all fighters do not realize that they have been trapped into the TRWP settings up, because TRWP is too much of a People’s deception with high promises and the truth is empty promises.

More people who have become victims due to fraud by the TRWP are the Walak tribe, part of the Yali tribe, and part of the Lani Tribe, and part of the Gem Tribe.

Property such as pigs runs out in the area, and the canines of Pigs are neatly arranged in the male houses in the area We mentioned above.

To this day, there are waiting figs for the realization of TRWP’s promise. Mr. Serogo Tabuni, who lives in Britain, is more aware of this.

Mr. Agustinus Aud and fellow Freedom fighters from the area I mentioned above know more about this, We are also witnesses who have witnessed this fraud.
And this fraud has been going on for decades, not weeks or months. And this is the work of the devil impersonating Free Papua.

And this selfishness and ambition has been proven by forming a new military by TRWP with the name West Papua Army, very clear and bright from the eyes of freedom fighters.

Therefore, starting from this event, all of us West Papuans Freddom fighters must be aware and slaughter to see then take a firm stance in order to save the Papuan Nation’s Agenda for Full Freedom.

We are faithful walkers, and this is evident from our loyalty in this struggle.

And there is no words of compromise with groups that deliberately want to destroy the agenda of our nation of West Papua for full independence.
Thus, I hope this short article will open our horizons and we are ready to continue to work towards the aspirations of our Nation, namely the Papuan Nation in the Western Part of Papua.

By Sebby Sambom
Indonesian Malay as follow…..!!!
Renungan Pagi Untuk Semua Pejuang Loyal Bangsa Papua Barat
Tanggal 6 Juli 2019

Semua Pejuang Papua Merdeka yang terhormat di seluruh dunia, dan salam Nasional yaitu One People One Soul.

Wahai para Pejuang loyalis, perlu ketahui bahwa kami kerja setengah mati dengan Setia dalam perjuangan bangsa Papua untuk merdeka dan berdaulat, dan TPNPB-OPM di Medan Perang pertaruhan Nyawa dan lawan Militer Kolonial Indonesia sempai detik ini.

Tapi kelompok cari nama dan ambisius mereka terlalu sombong, oleh karena itu kami menolak hasil KLB TRWP/ULMWP.

Ingat bahwa West Papua Army itu bentukan Tentara Revolusi West Papua (TRWP) dibawah Kendali Matias Wenda dan Sem Karoba, yang ambisius dan Egois.

Dan Bahasa Inggrisnya West Papua Revolution Army (WPRA), jadi west Papua Army itu TRWP itu sudah, hanya ganti kata Rvolution saja dan semua orang terjebak dengan setingan TRWP ini.

Mengapa? Karena TRWP tidak diakui dan tidak punya massa basis di West Papua sehingga mereka roba nama supaya dapat diakui.

Dan semua pejuang tidak sadar kalau mereka sudah terjebak kedalam setingan TRWP, karena TRWP terlalu banyak tipu Rakyat dengan janji-Hanji yang muluk dan yang sebenarnya adalah janji hampa.

Lebih banyak yang telah menjadi korban akibat tindak penipuan oleh TRWP adalah Suku Walak, Suku Yali sebagian, dan Suku Lani sebagian, dan Suku Gem sebagian.

Harta benda seperti babi habis di wilayah itu, dan taring Babi tersusun rapi di honai-honai laki-laki di wilayah yang Kami sebutkan di Atas ini.

Sampai hari ini taring babi-bai ini ada tunggu realisasi janji TRWP. Tuan SerogoTabuni yang tinggal di Britain itu lebih ketahui juga hal ini.

Tuan Agustinus Aud dan kawan-kawan pejuang dari wilayah yang saya sebutkan di atas lebih ketahuinya akan hal ini, Kami juga saksi yang pernah menyaksikan penipuan ini.

Dan penipuan ini telah berjalan puluhan tahun, bukan minggu atau bulan. Dan ini adalah pekerjaan iblis berkedok Papua Merdeka.

Dan keegoisan serta ambisiusme ini telah terbukti dengan membentuk militer baru oleh TRWP dengan nama West Papua Army, sangat jelas dan terang dari kaca mata pejuang.

Oleh karena itu, mulai dari peristiwa ini Kita semua pejuang harus sadar dan jelih melihat kemudian mengambil sikap yang tegas demi selamatkan Agenda Bangsa Papua Untuk Merdeka Penuh.

Kita adalah pejung yang setia, dan hal ini terbukti dari kesetiaan Kami dalam perjuangan ini.

Dan tidak ada kata kompromi dengan kelompok-kelompok yang sengaja mau hancurkan agenda bangsa Kita West Papua untuk merdeka Penuh.

Demikian, semoga tulisan singkat ini membuka wawasan Kita dan Kita siap untuk berjuang terus sempai menuju cita-cita Bangsa Kita yaitu Bangsa Papua di bagian Barat Pulau Papua.
By Sebby Sambom

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Create your website at WordPress.com
Get started